Sejak
menikah, 24 Desember 2014 silam, aku dibawa suami tinggal di Tangerang, kami merantau, belajar mandiri jauh dari orang tua.
Di sini, kami belajar berumah tangga, belajar saling memahami, dan belajar
banyak hal lainnya. Rasa-rasanya baru kemarin menikah, dan kini sudah setahun
berlalu. Rasanya cepat sekali, kata orang kalau kita melalui hari-hari dengan
cepat itu tandanya kita betah, dan nyaman ditempat itu. Padahal disini
ngontrak, tapi Alhamdulillah betah
banget, pokoknya baiti janati deh, hehhe... Dan
salah satu bagian terbaik dalam pernikahan berusia muda ini adalah aku sekarang
sedang mengandung buah hati kami.
Alhamdulillah
Hari ini genap satu tahun kita
menikah.
Aku bahagia bersamamu
my hubby.
Mendoakan berjuta kebaikan
dan kebarokahan pernikahan kita
Hari ini genap satu tahun kita
menikah.
Aku bahagia bersamamu
my hubby.
Mendoakan berjuta kebaikan
dan kebarokahan pernikahan kita
Happy Anniversary...
Tahnk you for being my husband
Thank you for everything
you have been giving to me.
I love you
Setahun
membina rumah tangga, tak semua hari terlewati penuh kemanisan dan keharuman. Sama
seperti jalan aspal tidak semua mulus, ada kalanya berlubang, ada kalanya
tanjakan, ada juga temurunan. Di tahun
pertama ini ada banyak ujian cinta yang menyisakan cerita. Mulai dari masalah
ekonomi, aku keguguran, ujian penyakit yang mengharuskan aku terapi dirumah
sakit selama hampir dua bulan, sampai masalah remeh temeh lainnya. Tapi itu
semua justru membuat cinta kami semakin kuat. Bahkan aku semakin mengagumi
suamiku. Betapa dia orang yang sabar, lembut dan perhatian. Jika Allah kasih
umur panjang tentu perjalan rumah tangga kami masih panjang. Didepan sana masih
banyak cobaan yang akan datang menghampiri, rintangan yang menghadang dan ujian
yang menyertai. Semoga ujian pernikahan kami menjadikan kami semakin kuat dan
sabar hingga selalu bersama ke syurganya Allah, amiin.
